Pasar Kebon Empring

Pasar Kebon Empring

Wisata Ndeso, mulai dikenal dan menjadi pilihan menikmati liburan dengan cara berbeda, perpaduan antara suasana pedesaan, keramahan dan kearifan lokal serta kuliner tradisional menjadi sarana untuk merefresh jiwa dan mr panjangengistirahatkan raga dari penat hiruk pikuk aktifitas di hari kerja.

Pasar Kebon Empring, hadir menjadi Wisata Ndeso yang melengkapi daftar panjang Wisata Jogja, menjual suasana desa di pinggiran sungai, dengan tanah lapang kebun bambu, disandingkan dengan keramahan dan kuliner lokal. Empring berasal dari kata Pring (bambu) karena memang destinasi ini terletak di bawah rimbun nya kebun bambu. Papringan (red. Kebun bambu) biasa dijumpai di Desa,  umumnya di tepi sungai, identik dengan kebun yang jorok, semak , gelap, seram/angker. Namun dengan sentuhan gotong royong warga desa, bisa disulap menjadi lokasi yang asri, teduh, bersih, dan nyaman. Ditambah dengan lapak kuliner yang menjajakan sajian lokal, spot selfi dengan tema Ndeso, gazebo dan bale bale untuk duduk bersantai, serta fasilitas mushola, kamar mandi dan lain-lain yang melengkapi wisata Ndeso

Edisi #ngabuburit di @pasarkebonempring , suasana sore di bawah hamparan Papringan (red. kebun bambu) dihibur live music koesplus - an yang diiringi joget komunitas poco poco. hmmmm...another way to enjoy ramadhan.
Berlokasi di Kali Gawe, Dukuh Bintaran Wetan, Srimulyo, Piyungan, Bantul. Berjarak 17 km dari @griyaarimba ,bisa ditempuh dengan durasi 30 menit melewati sawah dan perkampungan yang asri.
Berbagai jenis makanan dan minuman tradisional yang dijual menjadikan tempat yang tepat untuk berbuka puasa. Ke Jogja, kunjungi kami https://griyaarimba.com , homestay dan tourism service.